Terapi Untuk Autis

Terapi Untuk Autis – Pada prinsipnya terapi untuk penderita autis dibagi menjadi 3 kegiatan, yaitu bertujuan untuk menggali kemampuan potensial anak, untuk mandiri, dan merancang pelatihan dan pendidikan berkelanjutan sesuai dengan kewajaran pertumbuhan. Sehingga anak dapat mengembangkan diri dan keterampilan yang dibutuhkan untuk dapat berkarya atau bekerja secara mandiri.

Terapi Untuk Autis

Terapi Untuk Autis

Langkah Terapi Autis

  1. Rehabilitasi Dasar
    Langkah berikut ini termasuk upaya mendiagnosis autis lebih dini agar dapat diterapkan tahapan program rehabilitasi dasar (basic rehabilitation). Cermati kelainan pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 6-18 bulan, adakah kelainan-kelainan pada usia ini? Misalnya, apakah bayi bisa bertatapan mata dengan orang lain? Adakah bagian kaki atau tangan yang mengaami kelainan sulit digerakkan? Bagaimana kemampuannya menelungkup, merangkak, ataupun berdiri?

Bila diduga bayi usia ini mengidap autis, maka lakukan perawatan Terapi Untuk Autis dan pelatihan yang terprogram sesuai dengan target pemulihan yang hendak dicapai. Misalnya, bila gerak kaki atau tangan tidak wajar, maka kegiatan perawatan dan pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anak menggerakkan kaki dan tangan sewajar dan senormal mungkin. Tindakan perawatan dan pemulihan terarah pada otot yang mengalami kekakuan atau spastic, otot yang sangat lemas atau hypotonic, dan otot yang digerakkannya tidak terkendali atau athetoid.
Perhatikan juga kemampuan anak bereaksi dan berinteraksi dengan lingkungan, misalnya terhadap suara, sinar dan kemampuan memerhatikan dan meniru ucapan atau panggilan. Umumnya pada usia 12-14 bulan anak sudah mampu berjalan dan bercakap-cakap, meski masih cadel. Ada kasus anak mengalami keterlambatan berbicara, hal ini bisa dikarenakan terjadi gangguan pada organ pendengaran atau kesulitan menelan. Penanganan dini dan tepat akan mempermudah usaha rehabilitasi yang memulihkan kesehatan anak sehingga terlepas dari kelainan-kelainan fungsi organ tubuh yang bila gagal dapat menimbulkan cacat permanen.

  1. Rehabilitasi Fungsional
    Program ini merupakan lanjutan dari program rehabilitasi dasar atau Terapi Untuk Autis. Penekanannya lebih keperawatan dan pelatihan yang diselaraskan dengan jenis dan tingkat kelainan serta perkembangan kejiwaaan anak, terutama dalam masa pembetukan kepribadian anak.

Perawatan diarahkan untuk memulihkan kelemahan yang belum teratasi pada program sebelumnya. Pelatihan dikhususkan untuk memulihkan ketidakwajaran gerakan fisik anak usia 2-4 tahun yang disebabkan oleh kekakuan spastic atau kelemasan hypotonic. Program pelatihan mengarah pada keterampilan bermain, olahraga, seni menari atau menyanyi dan keterampilan bersosialisasi dalam kelompok. Prinsipnya, tahap lanjutan ini meliputi pelatihan emosi kejiwaan dan peningkatan kecerdasan dasar anak secara terpadu dalam kelompok bermain.

Tantangan yang sangat berat, yaitu bagaimana memulihkan kondisi fisik mental dan kecerdasan anak supaya terbebas dari belenggu kelainan fisik (Physical disorder) dan ketertinggalan mental dan intelektual (mental and intellectual retardation) yang sangat menakutkan.

Pada tahapan Terapi Untuk Autis ini, diharapkan penderita autis dapat mengatasi kesulitan-kesulitan yang dialami, seperti kemampuan berbicara, berkomunikasi dengan orang-orang terdekat, dan berinteraksi dengan lingkungan, sebagai persiapan belajar di sekolah.

Terapi Autis

Terapi autis yang umum dilakukan adalah :

  1. Terapi fisik
    Terapi autis ini dilakukan untuk anak-anak yang mempunyai masalah pada gangguan syaraf motorik mereka. Biasanya anak autis akan mengalami masalah jalan yang tidak terlalu kuat dan untuk kasus yang parah mereka tidak bisa berjalan. Penyebab autis ini disebabkan karena anak autis mempunyai tonus otot yang lembek yang membuat anak menjadi merasakan ciri anak autis tersebut. Salah satu jenis terapi autis yang dilakukan adalah dengan fisioterapi dan juga terapi integrasi sensoris.
  2. Terapi visual
    terapi autis ini dilakukan unutk membuat mereka menjadi lebih mudah belajar dengan menggunakan cara yang visual. Untuk itulah, Anda sebagai seorang orang tua bisa melakukan terapi visual ini kepada anak autis sebagai salah satu jalan terapi visual yang bisa Anda dapatkan.
  3. Terapi bermain
    Terapi autis bermain dilakukan dengan tujuan untuk mengajarkan mereka bagaimana melakukan hubungan sosial dengan teman seusianya. Oleh sebab itulah, anak autis bisa diberikan terapi bermain. Terapi bermain ini bermanfaat untuk membantu meningkatkan kemampuan dalam hal berbicara anak, kemampuan cara berkomunikasi anak dan juga kemampuan untuk melakukan interaksi dengan orang lain. Anda bisa melakukannya sendiri dirumah dan bisa menggunakan jasa terapis.
  4. Terapi wicara
    Terapi autis yang satu ini adalah salah satu jenis terapi yang sangat wajib diberikan pada anak autis dan hampir semua penderita anak autis pasti mempunyai masalah dalam hal berbicara sehingga membuat mereka sulit berkomunikasi dengan orang lain. Terapi wicara ini membantu anak yang berkebutuhan khusus untuk berkomunikasi yang baik dan juga berbahasa. Walaupun demikian, namun orang tua tetaplah harus sabar dan sebaiknya jangan putus asa dalam melatih anak, karena membutuhkan kesabaran yang ekstra untuk bisa melatih anak-anak autis dibandingkan melatih anak yang normal.
  5. Terapi okupasi
    terapi ini dilakukan untuk membantu mengatasi masalah keterlambatan dalam perkembangan motori halus anak. Terapi okupasi ini dilakukan dengan tuuan untuk bisa meningkatkan keterampilan anak autis dan juga meningkatkan kemampuan anak serta memperbaik kualitas hidup anak baik di lingkungan rumah maupun juga di lingkungan sekolah. Biasanya terapis akan membantu untuk mengenalkan, mempertahankan dan juga membantu meningkatkan keterampilan anak autis. Dan dengan cara inilah maka kualitas hidup dari penderita autis diharapkan bisa menjadi semandiri mungkin.

Terapi Untuk Autis


=====================================

>>> VitaBrain Suplemen Vitamin Otak, Bagus Untuk Perkembangan Anak Autis, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Terapi Autis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *