Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis Dengan Lumba-LumbaAutisme masih menjadi misteri yang belum terpecahkan sepenuhnya oleh kedokteran. Para pakar belum sepakat soal penyebab autis anak. Namun, sebagian pakar setuju bahwa sindrom autis terjadi karena kelainan pada otak. Lumba-lumba memang dikenal sebagai hewan yang bersahabat dengan manusia. Selain ramah dengan manusia, mamalia yang satu ini juga secara alami mengeluarkan gelombang ultrasonar yang berfrekuensi tinggi.

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Dolphin Assisted Therapy (DAT) yaitu satu di antara terapi yang menggunakan bantuan hewan, dan dilaporkan memberikan efek perbaikan terhadap pikiran dan fungsi tubuh, serta kualitas hidup. Terapi ini bukan untuk menyembuhkan penyakit dan bukanlah satu cara yang memberikan suatu keajaiban, tetapi dapat menjadi alternatif cara atau variasi yang bisa diperkenalkan kepada anak penyandang autis. Terapi anak autis dengan lumba-lumba sudah terbukti 4 kali lebih efektif dan lebih cepat dibanding terapi lainnya. Gelombang suara yang dipancarkan lumba-lumba ternyata berpengaruh pada perkembangan otak anak autis.

Dengan ultrasonar ini, lumba-lumba tahu jika ada gangguan kesehatan pada manusia yang berada di dekat mereka dan berkomunikasi dengan mereka. Saat berinteraksi dengan manusia di dalam air, lumba-lumba bisa mengirimkan daya akustik sampai 1 kilowatt yang mampu menembus tembok setebal 30 cm. Wajar bila gelombang sonar tersebut mampu menembus jaringan syaraf manusia yang hanya dilapisi tengkorak dan kulit. Gelombang sonar inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk menerapi anak autis, down syndrome, gangguan konsentrasi, ataupun gangguan fungsi saraf motorik pascastroke.

Kini lumba-lumba bisa dimanfaatkan untuk pengobatan Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba karena gelombang sonar lumba-lumba bermanfaat untuk terapi anak autis, down syndrome, gangguan konsentrasi ataupun gangguan fungsi saraf motorik pascastroke.

Terapi Autis

Selain dengan menggunakan Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba. Adapula jenis terapi lainnya sebagai upaya terapi pilihan untuk mengobati anak autis, diantaranya:

  1. Terapi akupunktur. Metode tusuk jarum ini diharapkan bisa menstimulasi sistem saraf pada otak hingga dapat bekerja kembali.
  2. Terapi balur. Banyak yang menyakini autisme disebabkan oleh tingginya zat merkuri pada tubuh penderita. Terapi balur ini bertujuan mengurangi kadar merkuri dalam tubuh penyAndang autis. Caranya, menggunakan cuka aren campur bawang yang dilulurkan lewat kulit. Tujuannya melakukan detoksifikasi gas merkuri.
  3. Terapi perilaku. Tujuannya, agar sang anak memfokuskan perhatian dan bersosialisasi dengan lingkungannya. Caranya dengan membuat si anak melakukan berbagai kegiatan seperti mengambil benda yang ada di sekitarnya.
  4. Terapi anggota keluarga. Orangtua harus mendampingi dan memberi perhatian penuh pada sang anak hingga terbentuk ikatan emosional yang kuat. Umumnya, terapi ini merupakan terapi pendukung yang wajib dilakukan untuk semua jenis terapi lain
  5. Terapi musik. Lewat terapi ini, musik diharapkan memberikan getaran gelombang yang akan berpengaruh terhadap permukaan membran otak. Secara tak langsung, itu akan turut memperbaiki kondisi fisiologis. Harapannya, fungsi indera pendengaran menjadi hidup sekaligus merangsang kemampuan berbicara.
  6. Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba. Anda dapat mendapatkan CD Terapi Lumba-lumba ini dengan melakukan pemesanan ke kami, Telah diketahui oleh dunia medis bahwa di tubuh lumba-lumba teerkandung potensi yang bisa menyelaraskan kerja saraf motorik dan sensorik penderita autis. Sebab lumba-lumba mempunyai gelombang sonar (gelombang suara dengan frekuensi tertentu) yang dapat merangsang otak manusia untuk memproduksi energi yang ada dalam tulang tengkorak, dada, dan tulang belakang pasien sehingga dapat membentuk keseimbangan antara otak kanan dan kiri. Selain itu, gelombang suara dari lumba-lumba juga dapat meningkatkan neurotransmitter.

Terapi anak autis dengan menggunakan terapi lumba-lumba harus diketahui orang tua bahwa terapi ini tidak bisa menyembuhkan penyakit autis sepenuhnya. Namun manfaat dari terapi lumba-lumba ini adalah bisa membantu meredakan beberapa ciri anak autis dengan menggunakan cara untuk menguatkan proses dari cara menyembuhkan autis yang dialami oleh anak. Para peneliti yang mengambil salah satu contoh darah sebelum dan juga setelah melakukan terapi menemukan adanya suatu perubahan hormon endorphin dan juga pada enzim-enzim juga serta T-cells. Namun tetapi, proses yang terjadi dari perubahan ini hingga saat ini masih belum diketahui apa yang mengakibatkannya.

Para peneliti yang melakukan penelitian tentang lumba-lumba dan masalah anak autis selalu dilakukan, namun para ilmuwan juga menemukan ada beberapa dugaan mengenai hubungan antara lumba-lumba dengan anak autis yang mengalami penyatuan dan juga bermain dengan lumba-lumba akan bisa membantu membangkitkan rangsangan pada emosional yang lebih dalam serra bisa memicu terjadinya pelepasan dari perasaan dan juga emosi yang sangat mendalam, anak biasanya akan menjadi lebih responsif pada terapi autis karena mereka bermain pada suatu lingkungan yang membuatnya senang.

Mereka menjadi termotivasi untuk menyelesaikan tugasnya, mereka juga merasa gembira sekali sehingga lebih memperhatikan tugas yang diberikan pada terapisnya. Dan selain itu juga, lumba-lumba dinyatakan mampu merasakan daerah yang tidak bisa berfungsi dengan baik dan sepenuhnya dan trauma fisik yang dialami oleh menusia dan juga mereka akan membuat anak-anak lebih termotivasi untuk bisa menggunakan daerah-daerah ini dengan lebih efektif lagi. Sonar alami dari lumba-luma yang memancarkan gelombang dari ultrasound untuk bisa menentukan lokasi atau tempat benda dan juga untuk melakukan suatu komunikasi.

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba


=====================================

>>> VitaBrain Suplemen Vitamin Otak, Bagus Untuk Perkembangan Anak Autis, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Terapi Autis and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *