Terapi Autis

Terapi Autis – Autis adalah gangguan perkembangan syaraf yang sangat kompleks dan akan ditandai dengan kesulitan dalam berinteraksi sosial, komunikasi, dan prilaku nya akan terbatas, berulang-ulang dan karakter stereotip . Mereka mungkin tidak memiliki kemampuan dalam bertutur kata dan hanya mengeluarkan bunyi-bunyi atau meniru apa yang dikatakan orang lain. Mereka juga tidak suka disentuh ataupun berhubungan dengan orang lain dan selalu bersanding pada orang yang sudah dikenalnya saja.

Gejala autis biasanya akan muncul sebelum 3 tahun pertama kelahiran sang anak. Dan autis sendiri merupakan salah satu dari 3 gangguan autism spectrum disorder. Dan dua diantara nya adalah sindrom asperger dan PDD-NOS. Walaupun sampai saat ini belum ada cara untuk menyembuhkan autis dengan pasti. Namun gejala dan kondisi autis pada anak akan menjadi lebih baik jika ada penanganan sejak dini dengan menggunakan Terapi Autis.

terapi autis

terapi autis

Gejala-gejala autis adalah sebagai berikut :

  • Orang yang mengalami penyakit autis yang di derita nya biasanya akan mengalami kesulitan untuk memverbalisasi apa yang ingin mereka katakan. Ucapan mereka sering kali kaku seperti robot dan nampak seperti sudah dilatih, sehingga gaya bicararanya terdengar tanpa intonasi.
  • Gangguan kualitatif dalam komunikasi., seperti perkembangan bicara yang terlambat atau sama sekali tidak berkembang, bila bicara tidak dipakai untuk berkomunikasi, anak tidak mengunakan komunikasi secara non verbal, bahasa tubuh atau bicara yang aneh dan di ulang – ulang, jika bermain kurang variatif dan imajinatif.
  • Gangguan terhadap kebiasaan ( perilaku, keinginan dan minat ), seperti pada mempertahankan satu minat atau lebih dengan cara yang sangat khas dan berlebihan, terpaku pada suatu kegiatan yang ritualistik atau rutinitas yang tidak ada gunanya, Ada gerakan-gerakan aneh yang khas dan diulang-ulang, Seringkali sangat terpukau pada bagian-bagian benda.
  • Adanya masalah komunikasi, Seorang manusia yang menderita autis merasa sangat sulit dalam berkomunikasi, sulitnya bagi mereka memulai dan melanjutkan pembicaraa. Seseorang autis biasanya sering tidak mengerti ekspresi wajah, bahasa tubuh, isyarat non verbal, maupun intonasi orang lain. Candaan maupun sindiran sering tidak dapat dipahami oleh mereka. Hal ini dapat menyebabkan banyak orang merasa frustasi dan menghindari berkomunikasi dengan orang-orang autis.seseorang yang menderita autis mungkin akan berbicara dengan nada tinggi atau intonasi yang datar.
  • Masalah kepribadian, meskipun pada setiap orang autis berbeda satu dengan yang lain, namun mereka memiliki beberapa ciri kepribadian yang sangat umum, orang yang menderita autis sering melakukan kegiatan yang berulang, dan mereka akan sering merasa kesulitan untuk berteman dan mempertahankan hubungan dengan teman-temannya dan sebagian besar orang autis menarik diri kedalam dunia mereka sendiri dan lebih memilih suatu kegiatan yang minim interaksi dengan orang lain.
  • Kepatuhan terhadap rutinitas, orang yang menderita penyakit autis biasanya akan senang melakukan hal yang rutin dalam keseharian mereka. Dan mereka bisa sangat menjadi gelisah jika ada variasi dalam rutinitasnya.

Macam-macam Jenis Terapi Autis diantara nya adalah :

  • Pertama Terapi autis dengan menggunakan Terapi wicara , Hampir semua anak dengan autis memiliki kesulitan berbicara dan berbahasa. Dan biasanya hal ini merupakan hal yang paling penting dan menonjol, banyak juga individu autis yang non verbal atau kemampuan bicara nya sangat kurang. Namun terkadnag bicaranya cukup berkembang , namun mereka akan tidak akan mampu untuk memakai bicaranya untuk berkomunikasi dengan orang lain disekitar nya. Dalam hal ini Terapi Autis dengan terapi wicara akan sangat menolong.
  • Kedua terapi autis dengan menggunakan terapi fisik, penyakit autis adalah suatu gangguan perkembangan pervasif. Banyak individu autis mempunyai gangguan perkembangan dalam motorik kasarnya. Dan kadang-kadang tonus ototnya lembbek sehingga dapat berakibat jalannya kurang kuat. Keseimbangan tubuhnya kurang bagus. Dengan fisioterapi dan terapi integrasi sensoris akan sangat banyak menolong untuk dapat menggunakan otot-ototnya dan dapat memperbaiki keseimbangan tubuhnya. Hal tersebut merupaka terapi autis yang ampuh.
  • Ketiga terapi autis dengan menggunakan terapi pada ikan lumba – lumba. Pada sebuah penelitian medis dan beberapa dokter terapis juga menyarankan dengan terapi lumba – lumba karena sangat membantu menerapis anak autis dan cara ini juga disukai oleh para orang tua dan anak penderita autis itu sendiri. Karena lumba – lumba mempunyai gelombang utrasonar ( gelombang suara dengan frekuensi tertentu ) dan pada tubuh lumba – lumba juga terkandung potensi yang bisa membantu menselaraskan kerja syaraf motorik dan sensorik pada penderita autis dan mampu merangsang otak manusia untuk menghasilkan energi yang ada dalam tulang tengkorak, dada, dan tulang belakang sehingga dapat membentuk keseimbangan antara otak kanan dan kiri dan juga meningkatkan kerja dari neurotransmitter. Hal tersebut dapat menyembuhkan anak yang autis secara bertahap dan merupakan terapi autis efektif.

 

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Terapi Autis Ringan

Terapi autis ringan – menjalankan terapi ini bisa membuat orang yang mengalami autisme akan segera sembuh. banyak terapi yang di lakukan dan nantinya akan kami jabarkan pada penjelasan yang tertera di bagian paragraf paling bawah. Dan terap ini bisa di lakukan oleh siapa saja, tanpa ada batasan usia atau umur sekalipun dan sangat mudah untuk diterapkan. Selain melakukan terapi untuk pengobatannya, kalian juga bisa menjalankan penyembuhan dengan menjalankan saran dari dokter. Anak autis adalah anak yang memiliki keterbelakangan mental yang mengganggu syaraf yang menempel di dalam tubuh.

Terapi Autis Ringan

Terapi Autis Ringan

Anak autis ini sangat berbeda dengan anak usia normal lainnya. Dan bila kita menerapkannya, harus di lakukan dengan sungguh sungguh dan rajin, agar masalah yang di hadapi dapat cepat terselesaikan. Dan pencegahan untuk anak autis ini kita bisa melakukan kegiatan yang positif, seperti menjauhkan kegiatan negatif yang berhubungan dengan faktor penyebabnya. Dan sekarang yang akan kami jelaskan adalah penyebab autis. Kelahiran premature, terlalu sering mengkonsumsi obat obatan, pemvaksinan, virus, bakteri, makanan yang kurang sehat atau tidak baik di konsumsi, lingkungan dan faktor turunan. Ciri anak autis pun akan mengalami hal seperti tidak fokus, kesulitan dalam berbicara, lambat dalam berpikir dan berempati serta bersosialisasi yang sulit untuk di lakukan.

Terapi autis ringan

Setelah menjelaskan pernyataan yang tertera di atas, ada beberapa macam atau jenis kegiatan yang bisa di lakukan untuk proses penyembuhannya yang bisa menerapkan terapi autis ringan.

  • Terapi okupasi

Banyak beberapa hal yang dapat kalian lakukan dengan menjalankan kegiatan terapi autis ringan yang salah satunya bisa dengan terapi okupasi. Terapi ini di maksudkan untuk melemaskan otot motorik yang nantinya akan mudah dalam melakukan kegiatan atau aktivitas yang berhubungan dengan syaraf motorik, seperti menulis dan membawa barang atau sesuatu apapun. Terapi ini sangat bagus sekali bila dijalankan tiap hari, agar tidak masalah yang sedang di hadapi dapat cepat teratasi. Dan sudah banyak orang yang menerapkannya dan berhasil. Proses kerjanya sangat cepat sekali yang tidak menimbulkan efek samping sama sekali atau resiko yang berbahaya sekalipun. Selanjutnya masih ada beberapa lagi yang dapat kita lakukan untuk penterapian.

  • Terapi medikamentosa

Obat obatan itu memang tidak baik bila di konsumsi dengan tiap hari. Tapi apabila obat yang di makan sesuai dengan anjuran dokter yang telah di tentukan. Banyak jenis obat yang bisa di konsumsi oleh manusia sesuai dengan penyakit yang dialaminya. Anak autis pun juga bisa disembuhkan oleh terapi autis ringan yang bisa menjalankan terapi medikamentosa. Terapi ini berhubungan dengan obat obatan. Cara ini sudah banyak yang digunakan dan sangat ampuh dan manjur. Untuk orang yang terkena autisme bisa menjalankan penterapian dengan sebaik mungkin dan teratur, agar masalah yang di hadapinya dapat cepat selesai. Terapi ini memiliki manfaatnya masing masing.

  • Terapi visual

Pasti sebagian orang sudah mengetahui terapi visual ini untuk terapi autis ringan. Berbicara visual pasti berhubungan dengan alat alat berupa gambar atau dalam bentuk apapun. Melakukan komunikasi pun juga bisa di anggap sebagai terapi visual. Terapi ini bertujuan untuk membuat penderita autisme mengetahui bentuk apapun dan mudah mempelajari serta dapat menangkap lebih cepat. untuk hal ini kita bisa melakukannya dengan baik dan benar, agar kondisi yang sedang mengalami autisme  dapat terobati dengan cepat. bukan hanya terapi ini saja yang dapat kalian lakukan, tapi untuk menjalankan terapi lainnya kalian juga bisa menjalankan terapi wicara yang terapi tersebut hanya dengan melakukan pembicaraan satu sama lain terhadap instruktur.

  • Terapi fisik

Terapi fisik ini paling sering di lakukan oleh orang yang mempunyai masalah terhadap mentalnya, seperti anak autis. Terapi autis ringan pun akan bisa menjalankan terapi fisik yang di butuhkan gerakan gerakan kecil, seperti bermain dan lain lain. terapi ini paling mudah untuk di lakukan untuk siapa saja dan tidak usah takut atau pun curiga jika menjalankannya, karena resiko yang di alaminya tidak ada, sehingga aman sekali bila digunakan. Terapi ini, juga akan membuat otot otot nya lentur dan tidak kaku. Lakukan terapi ini dengan rutin, agar anak yang memiliki sifat autis ini segera berkurang dan bahkan bisa sembuh.

  • Terapi perilaku

Perilaku yang di punya oleh anak autis itu sangat berbeda dari anak biasanya. Maka dari itu, kita harus segera mengatasinya dengan menjalankan terapi autis ringan dengan terapi perilaku. Terapi ini seperti memberikan dorongan yang positif untuk menjalankan aktivitas yang lebih banyak. yang bertujuan agar bisa memiliki sifat empati pada orang. terapi ini bisa dijalankan oleh siapa saja, baik anak anak sampai orang dewasa yang mengalami autisme.

  • Terapi bermain

Terapi autis ringan pun bisa kita jalankan dengan melakukan terapi bermain. Bermain pada dasarnya bisa membentuk anak tersebut lebih gampang beradaptasi atau bersosialisasi. Anak autisme siapa saja bisa menerapkannya, tanpa menimbulkan resiko atau efek samping yang mengkhawatirkan. Sangat mudah di lakukan dan telah banyak yang menggunakannya.

Terapi Autis Ringan

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , , | Leave a comment

Terapi Anak Autis Ringan

Terapi anak autis ringan – setiap pengobatan anak autis itu dapat dilakukan dengan macam cara yang banyak, yang nantinya akan kami jelaskan pada bagian paling bawah artikel. Dan disini akan kami jelaskan tentang pengertian, gejala, penyebab dan pengobatan nya serta pencegahan nya. Yang akan kami jelaskan pertama tama nya adalah maksud atau arti dari anak autis. Semua orang atau bahkan bagian nya pasti pernah melihat anak autis itu seperti apa. Memiliki keterbelakangan mental dari mulai fisik dan pemikirannya dan raut wajah nya bahkan bisa terlihat dengan jelas bahwa orang tersebut terkena autis. Autis ini bukan penyakit melainkan gangguan yang disebabkan oleh makanan, sering nya mengkonsumsi obat obatan, genetik, vaksin dan kelahirannya yang belum saat nya.

terapi anak autis

terapi anak autis

Selain penyebab autis, ada ciri anak autis yang dapat kalian ketahui, dan bahkan yang mengalaminya bukan anak anak saja, melainkan orang dewasa pun juga bisa mengalaminya. Telat nya mencerna sesuatu, seperti belajar, susah nya diajak bicara, sering emosi, sangat sensitif, sering berbicara sendiri dan jika sudah marah akan membuat kita menjadi kalang kabut. Tidak jauh berbeda dengan macam pengobatan, pencegahan nya pun dapat kita lakukan dengan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat, yang semua dari inti nya kita harus menjalankan pola hidup yang sehat.

Terapi anak autis ringan 

Segelintir orang ada yang sudah mengetahui terapi anak autis ringan ini dan ada juga yang belum. Jika belum akan diberitahukan dalam penulisan artikel ini.

  • Terapi ABA

Terapi anak autis ringan yang dengan melakukan terapi ABA adalah dimana seorang instruktur memberikan perkembangan dan pembelajaran yang nantinya jika gampang diatur akan diberikan sebuah pujian bahkan hadiah. Dan terapi ini hanya bisa dilakukan pada orang autis yang sudah besar. Dan ABA itu singkatan dari applied behavorial analysis. Inilah terapi yang bisa dilakukan dengan mudah tanpa menyakitkan para penderita autis. Yang seharusnya pada anak autis tidak boleh di kasarkan atau di marahi. Dan jika di lakukan itu bisa membuat anak terlihat lebih stress atau bahkan depresi. Depresi itu dimana kita sedang mengalami pemikiran yang sangat kacau yang dari mulai emosi pun tidak bisa reda. Apalagi bagi penderita autis emosi yang akan di keluarkan bahkan bisa menyiksa dirinya sendiri. Makannya terapi ini harus benar benara dijalankan dengan baik dan benar. karena jika tidak itu sama saja, bahwa anak tersebut tidak sembuh.

  • Terapi okupasi

Terapi okupasi adalah dimana dalam terapi tersebut kita lebih banyak mengajarkan pergerakan pada tubuh, berjalan jalan, bermain main dan apa saja yang penting dapat bergerak. Dan sistem motorik anak autis bisa berfungsi dengan baik. Itulah terapi anak autis ringan yang jika dijalankan akan terjadi perkembangan yang sangat pesat. Apalagi kalau di lakukan nya dengan rutin dan teratur. Sebenar nya masih banyak lagi terapi terapi yang dapat anak autis jalankan dengan mencoba menyuapkan makanan sendiri pada mulutnya. Hal inilah yang dilakukan oleh para pelatih anak autis agar keterbelakangan mentalnya dapat cepat berkurang, dan bahkan bisa kembali pada kenormalan manusia.

  • Terapi visual

Pasti kalian tahu kan, visual itu apa. Visual adalah dimana kita mengajarkan anak anak yang tidak menggunakan buku melainkan dengan melihat gambar yang di visualkan melalui alat alat canggih. Dan hal ini bisa dijadikan sebagai terapi anak autis ringan yang nantinya akan terjadi pada si anak. Terapi visual ini tidak memerlukan biaya yang khusus untuk penggunaannya dan siapa saja bagi anak yang terkena autis bisa ikut melaksanakannya. Untuk para orang tua, harus bisa menjaga anaknya bagi yang pengidap anak autis ini, karena autis ini sangat berbeda sekali dengan anak yang biasanya. Dan bagi yang penderita tuna wicara atau tidak bisa bicara, sangat cocok untuk melakukan terapi ini.

  • Terapi wicara

Sudah tertebak dari namanya yang pasti melakukan terapi anak autis ringan dengan berbicara. Banyak yang di lakukan jika kita melakukan pembicaraan terhadap anak autis. Yang bisa dengan bercerita, bernyanyi dan mengobrol. Terapi ini sangat praktis sekali dan kalian bisa melakukannya dengan hal hal berikut. Fungsi dari terapi wicara adalah yang tadinya sulit untuk melakukan komunikasi terhadap orang, akan terlebih mudah nantinya. Dan hal ini paling efektif sekali dalam menjalankan suatu untuk perkembangan anak autis. Setiap pengobatan pasti akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari yang sebelumnya. Bersungguh sungguhlah terhadap menjalankan terapi atau pengobatan apapun.

  • Pendirian

Jika melakukan terapi anak autis ringan itu harus di lakukan dengan pendirian yang tetap dan harus terlihat usahanya atau sering disebut dengan konsisten. Sebenarnya cara ini bukan termasuk penterapian untuk anak autis, melainkan sifat yang harus di miliki oleh penderita autis. Sifat ini harus selalu hadir dalam setiap kita sedang menjalankan kegiatan yang lebih tepatnya pengobatan.

  • Terapi obat

Sebenarnya ada obat yang dipakai untuk terapi anak autis ringan yang sebelumnya dapat di lakukan dengan jenis obat yang banyak. Dan terapi obat ini paling jarang peminatnya, bila ingin menyembuhkan anak autis atau cacat mental pada anak dan siapapun. Karena tidak memandang usia sedikit pun.

Terapi Autis Ringan

Posted in Terapi Autis | Leave a comment

Cara Penyembuhan Autis

Cara Penyembuhan Autis – Penyakit autisme adalah penyimpangan yang terjadi dari perkembangan pola pikir seseorang yang menyebabkan kurangnya peka terhadap orang yang mengajaknya untuk berkomunikasi. Berinteraksi dan cara pola tingkah lakunya sehari-hari secara berulang-ulang dan hal itu yang biasa dia msukai atau dilakukan secara terus menerus. Autisme memang sangat fenomena penyakit yang dikenal dalan 2 dekade terakhir, namun sudah ada sejak dulu jenis penyakit ini dengan umumnya menyerang pada anak-anak yang masih balita. Autis masih terus diteliti dan dipelajari hingga sekarang.

Gejala akan terlihat sejak anak berusia di bawah 3 tahun karena identik dari penyakit autisme sehingga cepat terdeteksi sejak dini. Gejala ini hampir sama namun juga memiliki gejala spesifik yang tergantung pada masing-masing penderita. Menyembuhkan autis yang tepat memang sangat menyulitka. Selain memahami penyebab autisme maka kita harus mempelajari tanda dan gejala yang akan timbul. Bisa saja pada penyakit autis terjadi karena faktor genetik meskipun sanagat sedikit yang terjadi kemungkinannya.

terapi anak autis

terapi anak autis

Banyak teori yang menyatakan autisme ini merupakan kondisi yang diturunkan secara genetis sejak awal sudah dideteksi artinya keluarga riwayat mempunyai kelainan terkena penyakit autisme. Selain kondisi terjadi faktor genetik, autisme juga dapat menyatakan bahwa autisme bisa disebabkan oleh virus dan bakteri yang menyerang pada anak sejak dalam kandungan sang ibu. Biasanya autisme muncul di masa anak autis harus melewati masa vaksinasi. Pemberian vaksinasi yang tepat harus diawasi untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan merupakan salah satu cara penyembuhan autis.

Tanda awal autisme harus kita pahami lebih akurat :

Banyak orang yang belum mengidenfikasikan apakah anak kita terkena penyakit autisme atau tidak.  Sang ibu harus memahami serangan yang akan menjadi penyebab autis anak terkena penyakit autis. Gejala yang umum juga menjadi gejala yang sangat umum dan normal terjadi bahkan bukan terjadi juga pada anak yang normal. Melakukan cara untuk penyembuhan anak agar tidak terkena penyakit autis dan akan berdampak pada penyakit yang menahun adapun cara penyembuhan autis dengan cara sendiri.

Gejala autis terjadi pada usia anak masuk 6 bulan, meksipun gejala ini sangat sulit untuk kita pahami, namun akan mmudah diketahui diketahui pada usia 2-3 tahun. Gejala autisme tidak akan berlanjut sampai tua namun masih ada gejala yang terkesan mencolok. Gejala yang terjadi pada masa kanak-kanak belum bisa berguna, dan belum bisa melambaikan tangan, dan melakukan gerakan tubuh yang biasanya orang normal lakukan, dan belum bisa menggenggam barang karena postur tubuh yang sangat rentah. Pada masuk bjeuysia 2 tahun akan sangat sulit untuk mengeluarkan kalimat spontan dan anak kurang tertarik untuk berinteraksi dan berkomunikasi kita. Cara penyembuhan autis juga dengan melatih otot-otot tubuh yang renta.

Autisme yang terjaid pada usia tua maka gejala yang timbul dalam kesulitan berkomunikasi dan berbahasa  yang akan semakin terlihat. Rutinitas yang dilakukan secara berulangan dan kemampuan untuk menangkap, dan mencerna peristiwa yang baru dihadap mereka akan semakin terasa. Sehingga jika salah satu  gejala pada anak yang timbul, maka kemungkinan anak anda terkena penyakit autisme sebaiknya di bawalah ke rumah sakit terdekat dan selalu mengonsultasikan  panyakit yang menyerang pada anak anda. Gejala dari gangguan lain, misalnya obat epilepsi, sindrom Teorette, gangguan absesif kompulsif, depresi, gangguan cemas menyeluruh, gangguan belajar, gangguan bipolar, serta hiperaktif.

Gejala lain yang timbul pada anak autis adaalah :

Untuk melakukan penyembuhan pada anak anda yang terkena autis, mulai mengamati anak anda kerena semakin dini autis dideteksi maka makin besar kemungkinan anak anda bisa hidup normal dengan adanya dampingan dari orang tua.

Adapun cara untuk melakukan penyembuhan pada anak autis adalah :

  1. Terapi Perilaku

Terapi cara penyembuhan autis yang memfokuskan penangan pada pemberian reinforcement setiap kali  anak merespon benar instruksi yang diberikan. Tidak ada punishment, bila anak menjawab salah anak mendapatkan reinforcement positif yang anak anda sukai. Terapi ini sangat mampu untuk anak anda lebih aktif lagi.

  1. Terapi Fisik

Penyandangan autisme memiliki ganguan perkembangan dalam motorik kasarnya. Kadang tonus ototnya sangat lembek sehingga untuk berjalan tidak kuat. Perkembangan tubuhnya yang kurang bagus, fisioterapi dank terapi integrasi sensoris akan sangat banyak menolong untuk mengutkan otot-otot dan mampu memperbaiki keseimbangan tubuh anak.

  1. Terapi Visual

Para pengidap penyakit autis lebih mudah untuk melihat, metode ini dipakai unutk mengembangkan metode berkomunikasi dengan melalui gambar-gambar.

  1. Terapi Medikamentosa

Yang biasa kita kenal dengan terapi obat-obatan. Terapi ini adalah cara penyembuhan autis yang dilakukan ini degan obat-obatan yang sudah dikasih oleh dokter yang profesional. Penyandana jangan sembarangan memberikan obat, tatapi harus diberikan bila timbul indikasi yang kuat. Gejala yang sebaiknya dihilangkan dengan obat yaitu : menyakiti diri sendiri, menyakiti orang lain, merusak sesuatu hal, gangguan tidur, dan heperaktivitas yang hebat.

  1. Terapi Okupasi

Terapi ini sangat berguna untuk cara penyembuhan autis dan melatih otot-otot halus pada anak. Hampir semua kasus pada anak autis mempunyai  keterlambatan dalam perkembangan motorik yang halus. Gerak-geriknya yang sangat kaku dan kasar sehingga mereka sangat sulit unutk memegang benda yang belum begitu sempurna. Dan kesulitan memegang sendok saat menyuap makan yang masuk kedalam mulutnya dan sebagainya. Dengan melakukan terapi ini akan melatih anak pada otot dalam tubuhnya berfungsi dengan cepat.

Cara Penyembuhan Autis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Terapi Autis

Jenis Terapi Autis – Autis yang menyebabkan gangguan pada otak sehingga mempengaruhi perilaku dan juga komunikasi penderita nya banyak terjadi. Autis umum nya akan terjadi dari mulai anak anak, dan akan terbawa hingga besar. Autis juga bisa menyebabkan penderita nya tidak dapat berkembang dengan baik dalam segi emosi, dan juga pemikiran. Penderita autis cukup banyak, dan untuk menghadapi penderita autis harus berbeda dari orang normal lain nya. pada usia anak tumbuh kembang seperti berjalan atau pun berbicara maka sudah dapat diketahui, karena anak autis akan lebih lambat perkembangan nya dibandingkan dengan anak lain nya. walaupun berbeda anak autis sebaik nya tidak di jauhkan atau pun di asingkan.

terapi autis

terapi autis

Penyebab Autis

Autis bisa di sebabkan oleh ada nya gangguan pada kehamilan, atau kehamilan yang tidak sehat. virus yang masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan autis pada anak yang di kandung, sehingga anak akan lahir autis. Makanan atau pun obat obatan yang di konsumsi sembarangan pada saat hamil atau di berikan pada anak bisa menjadi penyebab autis juga. karena ada kandungan zat pada makanan atau pun pada obat yang bisa menjadi penyebab autis. Lingkungan yang memiliki udara yang kotor, dan banyak debu maka di dalam nya juga memiliki kemungkinan banyak bakteri, dan juga udara yang bercampur dengan virus, sehingga jika anak bayi yang bari di lahirkan atau pun saat hamil berada di lingkungan tersebut akan menyebabkan autis. Kehamilan di usia yang melati 30 tahun juga bisa menyebabkan anak lahir dengan keadaan autis.

Gejala Autis

Gejala autis bisa di ketaui karena anak autis akan menunjukan nya dari sikap dan juga perilaku. Anak autis akan cenderung diam atau sibuk dengan sendiri tanpa mau bergabung dengan anak di usia nya, karena anak autis seperti memiliki dunia yang sendiri sehingga tidak mau untuk bersosialisasi dengan baik. gejala autis juga bisa di lihat ketika berbicara dengan anak autis, jika berbicara dengan anak normal lain nya maka akan langsung menatap mata atau wajah, maka anak autis berbeda dengan anak normal nya, melainkan menghindari kontak mata.

Ketika memanggil anak autis pun juga jarang di tanggangi dengan baik, walaupun tidak ada masalah dengan pendengaran anak autis tidak akan menghiarukan panggilan. Anak autis harus di sekolahkan di tempat khsus anak autis, karena sulit paham dengan satu hal maka tidak bisa bersekolah di tempat umum lain nya. jika anak autis sedang melakukan suatu hal yang di sukai nya, maka sebaik nya tidak mengganggu nya karena bisa marah jika di ganggu. Jika ingin mengajarkan anak autis suatu hal yang baru juga sebaik nya secara berulang ulang agar bisa di mengerti.

Jenis Terapi Autis

Untuk mengatasi anak autis, maka ada cara pengobatan yang bisa di lakukan. Pengobatan yang di lakukan anak autis, yaitu terapi autis. Terapi autis akan membantu tumbuh kembang otak anak untuk berperilaku dan juga berkomunikasi dengan baik. oleh sebab itu jika ingin mengobati anak autis maka ada jenis terapi autis yang bisa di lakukan. Jenis terapi autis dapat di pilih sesuai kondisi anak autis. Berikut beberapa jenis terapi autis yang bisa di coba :

  • Terapi fisik

Jenis terapi yang bisa di lakukan untuk penderita autis yaitu terapi fisik, jenis terapi autis fisik di lakukan untuk membantu penderita autis baik anak anak atau pun yang dewasa untuk menjaga fisik nya agar di gunakan dengan baik. karena beberapa penderita autis tidak dapat menggunakan fisik nya dengan baik seperti hal pada berjalan, karena tulang nya tidak terlalu kuat. Hal ini cukup penting untuk di lakukan agar anak bisa bergerak normal dan melakukan olaharaga.

  • Terap wicara

Jenis terapi autis yang bisa di lakukan salah satu nya dengan terapi wicara. Terapi wicara di lakukan karena penderita autis yang lambat berbicara, atau tidak bisa mengeluarkan kalimat atau pun kata dengan baik sehingga akan menyebabkan anak autis tidak dapat berkomunikasi dengan baik. jenis terapi autis seperti ini harus di lakukan, agar penderita autis dapat berkomunikasi dengan baik. sehingga akan baik untuk berkembangan yang lain nya.

  • Terapi okupasi

Terapi okupasi merupakan salah satu jenis terapi autis yang dapat di lakukan juga. terapi okupasi akan meliputi gerak motorik penderita autis. Hal ini sangat penting juga di lakukan untuk mengatasi kesulitan anak autis untuk memegang suatu benda. Seperti hal nya untuk makan atau pun untuk menulis. Jenis terapi autis seperti ini bisa di lakukan dari anak anak usia tiga hingga empat tahun sehingga ketika anak autis sekolah tidak akan kesulitan.

  • Terapi sosial

Terapi sosial juga jenis terapi autis yang harus di lakukan, karena terapi sosial agar membantu anak autis untuk mengatasi penderita autis yang sangat terganggu oleh kehidupan sosial. Terapi sosial akan membantu penderita autis untuk lebih mudah untuk menerima kehidupan sosial.

  • Terapi bermain

Jenis terapi autis juga bisa dengan metode bermain, hal ini di lakukan agar anak autis bisa menemukan ketertarikan nya terhadap suatu hal dan bisa di kembangkan hingga menjadi kemampuan.

Jenis Terapi Autis

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Cara Mengatasi Autis Pada Anak

Cara Mengatasi Autis Pada Anak – Autis pada anak bisa dialami oleh sipapun, karena autis bisa terjadi akibat masa kehamilan yang tidak berjalan dengan baik dan juga sehat sehingga janin yang di kandungan juga akan merasakan nya. selain itu juga anak autis bisa dialami oleh bayi yang di lahirkan dalam keadaan normal, dan ketika memiliki pola asuh yang kurang baik maka akan menyebabkan anak autis. Anak autis lebih cenderung memiliki kelainan di bandingkan dengan suatu penyakit, karena anak yang autis di otak pada bagian saraf yang memiliki gangguan atau tidak berkembang dengan normal. sehingga anak autis akan tidak sinkron otak dengan tindakan yang di lakukan.

terapi autis

terapi autis

Ciri Anak Autis

Anak yang autis akan mudah terlihat karena tindakan dan otak nya tidak dapat bekerja sama dengan baik untuk melakukan sutau hal. Ciri anak autis bisa di lihat dari sedini mungkin, sehingga bisa melakukan pengobatan agar autis pada anak tidak terlalu parah dengan memiliki kemampuan yang akan di bawah rata rata orang normal. dan berikut beberapa gejala ciri anak autis yang mungkin akan di rasakan oleh anak :

  • Terganggu dengan kontak fisik
  • Gangguan komunikasi
  • Sulit berempati
  • Melakukan tindak berulang
  • Lambat berkembang

Penyebab Autis Pada Anak

Jika telah mengetahui gejala atau ciri autis pada anak mungkin ada beberapa hal yang di lakukan pada anak atau pun pada masa kehamilan sehingga menyebabkan autis pada anak. dan ada berbagai macam penyebab autis pada anak yang mungkin di lakukan. Dan di bawah ini merupakan beberapa hal yang mungkin menyebabkan autis pada anak :

  • Genetik
  • Kelahiran dini
  • Makanan
  • Obat obatan
  • Virus

Cara Mengatasi Autis Pada Anak

Ada jenis pengobatan atau terapi autis pada anak yang dapat di lakukan. Terapi autis pada anak di lakukan untuk membantu mengembangkan fungsi otak anak lagi, sehingga anak penderita autis bisa lebih baik lagi dalam perilaku atau pun melakukan komunikasi dengan baik. jika ingin melakukan terapi autis pada anak maka bisa melakukan cara seperti berikut :

  • Terapi autis pada anak lumba lumba

Salah satu terapi autis pada anak untuk melakukan cara mengatasi autis pada anak yaitu melakukan terapi dengan menggunakan ikan lumba lumba. Terapu autis dengan menggunakan lumba lumba akan sangat membantu untuk mengatasi autis. Anak anak yang melakukan terapi autis pada anak akan membantu perkembangan gerak anak dengan bermain lumba lumba. Biasa nya terapi autis lumba luma akan di lakukan di tempat rekreasi atu pun tempat yang menyediakan layanana untuk berbagai macam autis pad anak.

  • Terapi autis pada anak wicara

Cara mengatasi autis pada anak juga bisa dengan melakukan terapi autis dengan metode wicara. Terapi autis seperti ini memiliki tujuan untuk memperbaiki komunikasi anak. karena anak autis akan lebih cenderung tidak bisa di ajak berkomunikasi dengan baik, dengan menghindari kontak mata atau pun dengan melakukan tindakan mengabaikan nya orang yang berbicara.Terapi autis wicara akan di lakukan secara perlahan lahan dengan mengajak bermain anak untuk pendekatan di awal.

Lalu setelah itu mengajak komunikasi anak secara perlahan lahan dengan volume suara yang tidak terlalu keras. karena anak autis juga tidak menyukai suara bising. Terapi autis wicara ini harus di lakukan dengan rutin, jika ingin memperbaiki bicara ana autis. Anak yang telah melakukan terapi wicara biasa nya akan lebih baik lagi di ajak komunikasi. Oleh sebab itu cara mengatasi autis pada anak yang bisa di lakukan salah satu nya dengan terapi wicara.

  • Terapi autis pada anak fisik

cara mengatasi autis pada anak yang selanjut nya dengan melakukan terapi autis secara fisik. cara mengatasu autis pada anak dengan terapi autis fisik maka akan membantu gerak motorik anak lebih baik lagi. Karena ada anak autis yang tidak bisa mengontrol gerak tubuh nya dengan baik, sehingga jika melakukan cara mengatasi autis pada anak dengan terapi autis fisik akan membantu anak untuk mengontrol gerak tubuh, atau pun meperbaiki anak yang sering melakukan suatu hal yang berulang ulang. Karena salah satu gejala anak autis yaitu dengan melakukan hal secara berulang. Oleh sebab itu jika ingin melakukan cara mengatasi autis pada anak dengan gerak fisik nya maka bisa memilih metode terapi anak fisik untuk di lakukan.

  • Terapi autis pada anak bermain

Jenis terapi autis untuk cara mengatasi autis pada anak yang lain nya juga bisa dengan melakukan terapi dengan bermain. Bermain juga salah satu terapi autis yang baik di lakukan karena dengan melakukan terapi autis dengan bermain juga bisa membantu perkembangan otak anak dengan lebih baik lagi.

  • Terapi autis pada anak makanan

Terapi autis pada anak tidak hanya bisa dari fisik dan juga berbicara saja, namun ada juga terapi autis pada makanan. karena anak autis tidak boleh untuk di berikan makanan sembarangan, agar tidak menyebabkan autis semakin parah kondisi nya. cara mengatasi autis pada anak dengan terapi autsi makanan akan di lakukan untuk memberikan anak makanan dan sehat dan mengajarkan anak untuk mengenal berbagai jenis makanan yang boleh untuk di makan.

Cara Mengatasi Autis Pada Anak

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Terapi Autis Pada Anak

Terapi autis pada anak – terapi autis pada anak . Terapi autis pada anak adalah terapi atau kegiatan yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit autis yang terjadi pada anak. Biasanya terapi ini diadakan di rumah sakit yang berkebutuhan khusus. Dan dalam melakuakn terapi ini, memiliki biaya yang cukup mahal. Penyakit anak autis ini adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa faktor dan penyebab. Biasanya penyakit ini akan menyebabkan keterlambatan dalam melakukan komunikasi, akan adanya keterlambatan untuk berfikir, serta adanya keterlambatan pertumbuhan pada si anak.

Penyakit ini bisa terjadi karena adanaya beberapa penyebab anak autis, beberapa faktor, dan beberapa gejala. Serta ada juga cara untuk mengatasi, cara mengobati, ciri anak autis dan cara mencegah terjadinya penyakit autis ini. Penyakit autis ini berasal dari kata auto yang artinya ketidaksempurnaan atau ketidaknormalan dalam perilakunya. Bagi Anda yang memiliki anak atau menemui anak autis, jangan seringkali dijauhkan atau dihindarkan, karena hal ini bisa menyebabkan terjadinya kelainan autis yang lebih parah lagi.

uu

Penyakit autis salah satunya bisa disebabkan oleh adanya faktor turunan atau faktor genetik. Maksud dari faktor turunan atau faktor genetik adalah faktor yang berasal dari dalam sebuah keluarga, yang didalam keluarga ini, memiliki riwayat untuk penyakit kelainan autis. Biasanya jika mengalami penyakit ini, yang disebabkan oleh faktor genetik, susah untuk disembuhkan. Adapun cara mencegah terjadinya penyakit autis ini datang.

Cara ini sangat mudah untuk gunakan atau sangat mudah untuk diterapkan. Caranya adalah dengan memakan makanan yang mengandung empat sehat dan lima sempurna. Makanan yang mengandung empat sehat lima sempurna adalah makanan yang di dalamnya berisikan karbohidrat, serat, protein dan vitamin. Oleh sebab itu, bagi yang tidak mau mengalami penyakit ini, disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi dengan teratur.

Terapi autis pada anak 

Selain dengan pernyataan yang ada diatas, ada juga berbagai macam dan jenis terapi autis pada anak . Diantaranya adalah :

  • Terapi melalui biomedik

Salah satu jenis terapi autis pada anak adalah terapi melalui biomedik. Terapi biomedik adalah terapi yang di lakukan dengan cara memusatkan atau memfokuskan kegunaan pada bagian otak anak. Jika Anda melakukan cara ini, dengan menerapi anak Anda yang terkena penyakit kelainan autis, otak dan saraf anak Anda, akan bisa bekerja lagi dengan baik, dibandingkan dengan sebelumnya. Oleh sebab itu, Anda harus melakukan kegiatan terapi ini dengan rutin dan teratur, agar kelainan autisme pada anak, dapat segera sembuh, yang pada umumnya kelainan ini, bisa merugikan anak anak.

  • Terapi melalui okupasi

Salah satu cara terapi autis pada anak yang dilakukan adalah dengan menggunakan terapi melalui okupasi. Terapi okupasi adalah terapi yang memiliki kegunaan atau fungsi untuk membuat otot anak menjadi halus saat dilatih. Cara ini cocok untuk anak autis yang memiliki keterlambatan pada saat melakukan berkomunikasi. Oleh sebab itu, bagi anak Anda yang memiliki keterlambatan dalam berbicara atau dalam berkomunikasi, bisa di lakukan atau di terapkan melalui terapi okupasi ini, agar saat melakukan pembicaraan akan bisa normal kembali, dan lakukan terapi ini, dengan rutin dan teratur.

  • Terapi melalui bermain

Salah satu cara terapi autis pada anak adalah bisa di lakukan dengan cara terapi bermain. Terapi bermain adalah terapi yang dapat dilakukan dengan cara bermain. Karena dalam melakukan permainan yang sesuai dengan jenis kelainan pada autis anak Anda, bisa membuat menyelesaikan pertumbuhan psikososial. Terapi ini cocok, untuk kelainan autis yang tidak memiliki kepercayaan diri. Oleh sebab itu, Anda harus menerapkan terapi ini pada anak autis yang tidak memiliki kepercayaan diri. Lakukanlah terapi ini, dengan rutin dan teratur, agar kelainan ini, dapat sembuh dengan benar, dan bisa membuat kepercayaan diri kembali pada anak.

  • Terapi melalui perilaku

Salah satu cara terapi autis pada anak yang di gunakan adalah dengan menggunakan terapi melalui perilaku. Terapi perilaku ini adalah terapi yang menggunakan arahan yang diberikan kepada anak atau memberikan instruksi serta dorongan. Terapi ini digunakan untuk penyandang autis yang selau memberontak atau selalu membuat masalah yang tidak diketahui penyebabnya. Oleh sebab itu, Anda harus bisa memberikan terapi anak Anda dengan menerapkan terapi perilaku, agar jenis autis ini, dapat cepat sembuh dengan baik, yang pada umumnya kelainan autis ini, dapat merugikan anak anak Anda.

  • Terapi melalui fisik

Salah satu cara terapi autis pada anak adalah bisa menggunakan terapi fisik ini. Terapi fisik adalah terapi yang di gunakan untuk jenis anak autis yang tidak memiliki kekuatan di dalam dirinya. Oleh sebab itu, jika Anda ingin menyembuhkan anak Anda yang memiliki jenis autis ini, bisa menerapkan atau melaksanakan terapi autis ini, agar jenis autis ini, bisa dapat disembuhkan dengan baik, yang pada umumnya penyakit ini, bisa merugikan anak anak Anda.

  • Terapi terhadap makanan

Salah satu cara terapi autis pada anak selanjutnya adalah dengan menggunakan terapi terhadap makanan. Ternyata dengan beberapa makanan makanan yang ada, bisa menyebabkan penyakit kelainan autis ini datang. Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga anak anak Anda dengan memberikan makanan makanan yang sehat dan bergizi.

 

 

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , | Leave a comment

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis Dengan Lumba-LumbaAutisme masih menjadi misteri yang belum terpecahkan sepenuhnya oleh kedokteran. Para pakar belum sepakat soal penyebab autis anak. Namun, sebagian pakar setuju bahwa sindrom autis terjadi karena kelainan pada otak. Lumba-lumba memang dikenal sebagai hewan yang bersahabat dengan manusia. Selain ramah dengan manusia, mamalia yang satu ini juga secara alami mengeluarkan gelombang ultrasonar yang berfrekuensi tinggi.

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis dengan Lumba-Lumba

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Dolphin Assisted Therapy (DAT) yaitu satu di antara terapi yang menggunakan bantuan hewan, dan dilaporkan memberikan efek perbaikan terhadap pikiran dan fungsi tubuh, serta kualitas hidup. Terapi ini bukan untuk menyembuhkan penyakit dan bukanlah satu cara yang memberikan suatu keajaiban, tetapi dapat menjadi alternatif cara atau variasi yang bisa diperkenalkan kepada anak penyandang autis. Terapi anak autis dengan lumba-lumba sudah terbukti 4 kali lebih efektif dan lebih cepat dibanding terapi lainnya. Gelombang suara yang dipancarkan lumba-lumba ternyata berpengaruh pada perkembangan otak anak autis.

Dengan ultrasonar ini, lumba-lumba tahu jika ada gangguan kesehatan pada manusia yang berada di dekat mereka dan berkomunikasi dengan mereka. Saat berinteraksi dengan manusia di dalam air, lumba-lumba bisa mengirimkan daya akustik sampai 1 kilowatt yang mampu menembus tembok setebal 30 cm. Wajar bila gelombang sonar tersebut mampu menembus jaringan syaraf manusia yang hanya dilapisi tengkorak dan kulit. Gelombang sonar inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk menerapi anak autis, down syndrome, gangguan konsentrasi, ataupun gangguan fungsi saraf motorik pascastroke.

Kini lumba-lumba bisa dimanfaatkan untuk pengobatan Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba karena gelombang sonar lumba-lumba bermanfaat untuk terapi anak autis, down syndrome, gangguan konsentrasi ataupun gangguan fungsi saraf motorik pascastroke.

Terapi Autis

Selain dengan menggunakan Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba. Adapula jenis terapi lainnya sebagai upaya terapi pilihan untuk mengobati anak autis, diantaranya:

  1. Terapi akupunktur. Metode tusuk jarum ini diharapkan bisa menstimulasi sistem saraf pada otak hingga dapat bekerja kembali.
  2. Terapi balur. Banyak yang menyakini autisme disebabkan oleh tingginya zat merkuri pada tubuh penderita. Terapi balur ini bertujuan mengurangi kadar merkuri dalam tubuh penyAndang autis. Caranya, menggunakan cuka aren campur bawang yang dilulurkan lewat kulit. Tujuannya melakukan detoksifikasi gas merkuri.
  3. Terapi perilaku. Tujuannya, agar sang anak memfokuskan perhatian dan bersosialisasi dengan lingkungannya. Caranya dengan membuat si anak melakukan berbagai kegiatan seperti mengambil benda yang ada di sekitarnya.
  4. Terapi anggota keluarga. Orangtua harus mendampingi dan memberi perhatian penuh pada sang anak hingga terbentuk ikatan emosional yang kuat. Umumnya, terapi ini merupakan terapi pendukung yang wajib dilakukan untuk semua jenis terapi lain
  5. Terapi musik. Lewat terapi ini, musik diharapkan memberikan getaran gelombang yang akan berpengaruh terhadap permukaan membran otak. Secara tak langsung, itu akan turut memperbaiki kondisi fisiologis. Harapannya, fungsi indera pendengaran menjadi hidup sekaligus merangsang kemampuan berbicara.
  6. Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba. Anda dapat mendapatkan CD Terapi Lumba-lumba ini dengan melakukan pemesanan ke kami, Telah diketahui oleh dunia medis bahwa di tubuh lumba-lumba teerkandung potensi yang bisa menyelaraskan kerja saraf motorik dan sensorik penderita autis. Sebab lumba-lumba mempunyai gelombang sonar (gelombang suara dengan frekuensi tertentu) yang dapat merangsang otak manusia untuk memproduksi energi yang ada dalam tulang tengkorak, dada, dan tulang belakang pasien sehingga dapat membentuk keseimbangan antara otak kanan dan kiri. Selain itu, gelombang suara dari lumba-lumba juga dapat meningkatkan neurotransmitter.

Terapi anak autis dengan menggunakan terapi lumba-lumba harus diketahui orang tua bahwa terapi ini tidak bisa menyembuhkan penyakit autis sepenuhnya. Namun manfaat dari terapi lumba-lumba ini adalah bisa membantu meredakan beberapa ciri anak autis dengan menggunakan cara untuk menguatkan proses dari cara menyembuhkan autis yang dialami oleh anak. Para peneliti yang mengambil salah satu contoh darah sebelum dan juga setelah melakukan terapi menemukan adanya suatu perubahan hormon endorphin dan juga pada enzim-enzim juga serta T-cells. Namun tetapi, proses yang terjadi dari perubahan ini hingga saat ini masih belum diketahui apa yang mengakibatkannya.

Para peneliti yang melakukan penelitian tentang lumba-lumba dan masalah anak autis selalu dilakukan, namun para ilmuwan juga menemukan ada beberapa dugaan mengenai hubungan antara lumba-lumba dengan anak autis yang mengalami penyatuan dan juga bermain dengan lumba-lumba akan bisa membantu membangkitkan rangsangan pada emosional yang lebih dalam serra bisa memicu terjadinya pelepasan dari perasaan dan juga emosi yang sangat mendalam, anak biasanya akan menjadi lebih responsif pada terapi autis karena mereka bermain pada suatu lingkungan yang membuatnya senang.

Mereka menjadi termotivasi untuk menyelesaikan tugasnya, mereka juga merasa gembira sekali sehingga lebih memperhatikan tugas yang diberikan pada terapisnya. Dan selain itu juga, lumba-lumba dinyatakan mampu merasakan daerah yang tidak bisa berfungsi dengan baik dan sepenuhnya dan trauma fisik yang dialami oleh menusia dan juga mereka akan membuat anak-anak lebih termotivasi untuk bisa menggunakan daerah-daerah ini dengan lebih efektif lagi. Sonar alami dari lumba-luma yang memancarkan gelombang dari ultrasound untuk bisa menentukan lokasi atau tempat benda dan juga untuk melakukan suatu komunikasi.

Terapi Autis Dengan Lumba-Lumba

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Terapi Autis Untuk Anak

Terapi Autis Untuk Anak Autis ringan jarang terdoagnosisi atau bahkan bisa mendapatkan diagnosis yang salah. Hal ini tentu sangat merugikan si anak karena kemajuannya sangat bergantung pada deteksi dini yang tepat. Dengan deteksi yang tepat dan terpadu, ciri anak autis bisa dikurangi semaksimal mungkin. Bahkan bila anak penderita autis memiliki kecerdasan normal, tidak tertutup kemungkinan ia bisa mencapai jenjang pendidikan tinggi. Hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti penyebab autis pada anak.

Terapi Autis Untuk Anak

Terapi Autis Untuk Anak

Harapan bagi kesembuhan penderita autis yang telah terdeteksi sejak dini tergantung pada penanganan autis. Karena gangguan yang dialami anak autis begitu luas, mencakup gangguan dalam komunikasi verbal dan nonverbal serta terganggu dalam interaksi social dan control emosi, maka terapi yang dilakukan juga terapimultidisipliner. Dengan kata lain terapi autis untuk anak harus terpadu, mulai dari terapi obat, terapi bicara, terapi perilaku, pendidikan khusus, dan bila perlu terapi okupasi.

 Terapi Autis Untuk Anak

Pada prinsipnya terapi autis untuk anak penderita autis dibagi menjadi tiga kegiatan, yaitu bertujuan untuk menggali kemampuan potensial anak, untuk mandiri, dan merancang pelatihan dan pendidikan berkelanjutan sesuai dengan kewajaran pertumbuhan.

Sehingga anak dapat mengembangkan diri dan keterampilan yang dibutuhkan untuk dapat berkarya atau bekerja secara mandiri.

  • Rehabilitasi Dasar
    Langkah berikut ini termasuk upaya mendiagnosisi autis lebih dini agar dapat diterapkan tahapan program rehabilitasi dasar (basic rehabilitation). Cermati kelainan pertumbuhan dan perkembangan bayi usia 6-18 bulan. Adakah kelainan-kelainan pada usia ini ?  Misalnya, apakah bayi bisa bertatapan mata dengan orang lain? Apakah bagian kaki atau tangan yang mengalami kelainan sulit digerakkan? Bagaimana kemampuannya menelungkup, merangkak, ataupun berdiri?
    Bila diduga bayi usia ini mengidap autis, maka lakukan perawatan dan pelatihan yang terprogram sesuai dengan target pemulihan yang hendak dicapai. Misalnya bila gerak kaki atau tangan tak wajar, maka kegiatan perawatan dan pelatihan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan anak menggerakkan kaki dan tangan sewajar dan senormal mungkin. Tindakan perawatn dan pemulihan terarah pada otot yang mengalami kekauan dan spastic, otot yang sangat lemas, ata hypotonic, dan otot yang gerakannya tidak terkendali atau athetoid.
    Perhatikan juga kemampuan anak bereaksi dan berinteraksi dengan lingkungan, misalnya terhadap suara, sinar dan kemampuan memperhatikan dan meniru ucapan atau panggilan. Umumnya pada usia 12-14 bulan anak sudah ampu berjalan dan bercakap-cakap, meski masih cadel. Ada kasus anak mengalami keterlambatan berbicara, hal ini bisa dikarenakan terjadi gangguan pada organ pendengaran atau kesulitan menelan. Penanganan dini dan tepat akan mempermudah usaha rehabilitasi yang memulihkan kesehatan anak sehingga terlepas dari kelainan-kelainan fungsi organ tubuh yang bila gagal dapat menimbulkan cacat permanen.
  • Rehabilitasi Fungsional
    Program ini merupakan lanjutan dari program rehabilitasi dasar, penekanannya lebih ke perawatan dan pelatihan yang diselaraskan dengan jenis dan tingkat kelainan serta perkembangan kejiawaan anak, terutama dalam masa pembentukan kepribadian anak.  Perawatan diarahkan untuk memulihkan kelemahan yang belum teratasi pada program sebelumnya. Pelatihan dikhususkan untuk memulihkan ketidakwajaran gerakan fisik anak usia 2-4 tahun yang disebabkan oleh kekauan spastic atau kelemasan hypotonic. Program pelatihan mengarah pada keterampilan bermain, olahraga, seni menari atau menyanyi, dan keterampilan bersosialisasi dalam kelompok. Prinsipnya tahap lanjutan ini meliputi pelatiha emosi kejiwaan dan peningkatan kecerdasan dasar anak secara terpadu dalam kelompok bermain.
  • Antisipasi masa ketenangan palsu
    Adanya masa kstabilan atau ketenangan palsu (plateau atau psedudo stationery stage), dan biasanya terjadi pada anak usia 2-10 tahun. Pada tahapan ini kelainan perilaku anak terlihat berkurang, emosinya terlihat stabil dan terkendali. Namun perlu diwaspadai anxaman terus merosotnya kemampuan syaraf sensorik  dan motoriknya. Pengamatan lanjut terhadap masa plateau ini penting agar tidak terjadi tahapan makan sulit bergerak atau disebut late motor deterioration stage.

Treapi Lumba-Lumba

Salah satu jenis terapi autis untuk anak yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan terapi lumba-lumba. Lumba-lumba merupakan salah satu jenis hewan mamalia yang hidup di air dengan gelombang suara yang mampu merangsang bagian otak manusia untuk bisa menghasilkan suatu energi yang masuk ke dalam tulang tengkorak, bagian dada dan juga bagian tulang belakang untuk anak autis sehingga pada akhirnya akan membentuk suatu keseiimbangan antara otak sebelah kiri dan kanan.

Dan selain itu jug, gelombang suara yang dihasilkan lumba-lumba akan membantu meningkatkan neurotransmitter. Itulah alasan beberapa ahli menyatakan bahwa lumba-lumba juga merupakan salah satu jenis hewan yang baik untuk membantu para penderita penyakit gangguan saraf. Terapi lumba-lumba ini ini tentunya mengguankan lumba-lumba yang memang sudah jinak dan juga sudah terlatih. Selanjutnya adalah program terapi autis kemudian didesain sesuai dengan kebutuhan anak dan juga sesuai dengan bimbingan yang khusus.

Di Indonesia, tempat fasilitas terapi autis lumba-lumba hanya ada di 2 tempat yakni adalah di Bali dan juga di Pulau Bidadari. Frekuensi sinyal yang diberikan pada lumba-lumba sangat baik dan kuat untuk otak manusia dengan cara memodifikasi terjadinya aktivitas dari gelombang otak. Kemudian hasil tes yang dilakukan pada manusia akan menunjukkan jika bunyi atau suara ini akan membantu mengubah frekuensi pada otak manusia dari beta berubah menjadi alpha.

Bunyi ini akan membuat belahan otak dua-duanya bisa menjadi lebih seimbang sehingga komunikasi dari otak kanan dan otak kiri bisa menjadi lebih baik.

Terapi Autis Untuk Anak

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Autis Dan Penanganannya

Autis Dan Penanganannya  – Dampak TV memang sangat dahsyat. Bisa dibayangkan dampaknya terhadap anak-anak yang masih polos. Selain itu, berbagai zat kimia yang terdapat dalam makanan modern (pengawet, pewarna, dll) dicurigai menjadi penyebab autis pada beberapa kasus. Ketika zat-zat tersebut dihilangkan dari makanan para penderita autis, banyak yang kemudian mengalami peningkatan situasi secara drastis.

Autis Dan Penanganannya

Autis Dan Penanganannya

Penyebab Anak Autis

Faktor genetika diduga juga merupakan awal dari penyebab autis ; autisme juga diturunkan oleh orang tua pada anak-anaknya. Dugaan lainnya, anak-anak yang lahir dari ayah yang sudah berusia lanjut memiliki resiko lebih besar untuk menderita autisme, walaupun sang ayah normal. Secara ringkas, gaya hidup modern memang sangat beresiko meningkatkan kasus autisme.

Memiliki anak yang menderita autisme memang berat. Anak penderita autis seperti seorang yang kerasukan setan. Selain tidak mampu bersoalisasi, penderita juga tidak dapatmengendalikan emosinya. Kadang tertawa terbahak-bahak, kadang marah tak terkendali. Ia tidak mampu mengendalikan dirinya dan sering melakukan gerakan-gerakan aneh berulang-ulang. Ia juga punya ritual sendiri yang ia lakukan pada saat atau kondisi tertentu. Hal ini mendorong para peneliti untuk mencari cara yang tepat untuk mengatasi fenonema ini. Bidang-bidang yang menadi fokus utama mereka kerusakan secara neurologis dan ketidakseimbangan dalam otak yang bersifat biokimia.

Menurut para ahli dan praktisi di bidang autisme, gangguan autisme tidak disebabkan oleh faktor-faktor yang bersifat psikologis, misalnya karena orang tua tidak menginginkan anak ketika hamil.

Terapi Autis

Beberapa jenis terapi autis bersifat tradisional dan telah teruji dari waktu ke waktu, sementara teapi lainnya mungkin baru saja muncul. Tidak seperti gangguan oerkembangan lainnya, tidak banyak petunjuk terapi yang telah dipublikasikan apalagi prosedur standar dalam menangani autisme. Namun, terapi harus dimulai sejak awal dan harus diarahkan pada hambatan maupun keterlambatan yang secara umum dimiliki anak autis, misalnya komunikasi dan persoalan-persoalan perilaku.

Terapi autis yang komphrehensif meliputi :

  • terapi wicara (speech therapy)
  • okupasi terapi (occupational therapy)
  • dan apllied behavior analysis untuk mengubah serta memodifikasi perilaku.

Beberapa ciri anak autis dan perilaku yang harus diwaspadai dan dievaluasi lebih lanjut : anak tidak bergumam hingga usia 12 bulan, anak tidak memperlihatkan kemampuan gestrual (menunjuk, melambai, dan menggenggam) hingga usia 12 bulan, anak tidak mengucapkan sepatah katapun hingga usia 16 bulan, anak tidak mampu menggunakan dua kalimat secara spontan diusia 24 bulan, serta anak tidak mampu berbahasa dan berinteraksi pada usia tertentu. Kalaupun anak bisa mengeluarkan kata-kata, ucapannya sulit dimengerti orang lain. Kalaupun ia berbicara tidak digunakan untuk berkomunikasi. Tidak mengerti dan tidak mengeluarkan kata-kata dalam konteks yang sesuai.

Autis dan Penanganannya

Autis dan penanganannya bisa dilakukan dengan beberapa cara dibawah ini :

  1. ABA (Applied Behavioral Analysis)
    Autis dan penangannya dengan cara ini sudah lama dipakai, dan sudah dilakukan suatu penelitian yang didesain khusu untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus. Sistem dari terapi autis yang dipakai adalah dengan memberikan suatu pelatihan khusus untuk anak dengan cara memberikan suatu positive reinforcement atau sebuah hadiah dan pujian. Jenis terapi ini biasanya diukur berdasarkan kemajuannya. Saat ini di Indonesia, terapi ini merupakan terapi yang paling sering digunakan.
  2. Terapi wicara
    Autis dan penangannya dengan melakukan terapi autis seperti terapi wicara. Karena hampir pada semua anak autis mempunyai masalah dalam hal berbicara dan dalam hal berkomunikasi. Hal ini merupakan salah satu gejala autis yang paling lebih banyak muncul, banyak para penderita autis yang non verbal atau dengan kasus kemampuan bicara anak yang agak kurang. Selain itu, kadang juga bicaranya bisa lumatan berkembang namun mereka tidak mampu untuk bisa menggunakan kata-katanya untuk melakukan interaksi dengan oral lain.
  3. Terapi okupasi
    Autis dan penanganannya yang selanjutnya adalah dengan melakukan terapi okupasi. Terapi okupasi ini dilakan untuk anak yang mengalami keterlambatan motorik halis gerak gerik dari anak tersebut kaku dan menjadi kasar misalnya adalah mereka mengalami suatu kesulitan dalam memegang pensil dengan cara yang benar. Misalnya adalah mereka mempunyai masalah memegang sendok atau memasukkan makanan ke dalamnya. Tujuan dari terapi okupasi ini adalah untuk membantu melatih penggunaan dari otot-otot halus tersebut dengan cara yang benar.
  4. Terapi fisik
    Autis disebabkan karena adanya suatu perkembangan yang terjadi dengan privasif. Banyak dari beberapa individu autis yang mempunyai masalah dengan gangguan perkembangan dalam motorik kasar yang mereka miliki. Kadang juga otot tonus lembek sehingga jalan anak menjadi kurang lincah dan kurang kuat. Keseimbangan dari tubuh juga menjadi kurang bagus. Fisioterapi dan juga terapi pada integrasi biasanya akan menjadi sangat menolong dalam membantu menguatkan otot-otot mereka dan selain itu juga membantu memperbaiki keseimbangan yang terjadi pada tubuh.
  5. Terapi sosial
    Terapi autis selanjutnya adalah dengan melakukan terapi sosial. Kekurangan yang biasanya paling mendasar untuk mereka penderita autis adalah untuk bidang komunikasi serta bidang interaksi dengan orang lain. Banyak anak-anak autis yang membutuhkan penanganan dalam hal berkomunikasi dari 2 arah, membuat teman dan juga teman main bersama pada tempat bermain. Seseorang terapi sosial akan membantu dengan cara memberikan suatu fasilitas untuk mereka yang bergaul dan bersosialisasi dengan teman-teman sebaya dan kemudian mengajari cara-caranya.

Autis Dan Penanganannya

Posted in Terapi Autis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment